Bantul – Pembelajaran Bahasa Inggris di MTsN 4 Bantul semakin menarik dan inovatif. Kali ini, para siswa diajak mengembangkan keterampilan menulis (writing) melalui kegiatan bertema “My Favorite National Day” dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yaitu Gemini Story Book.
Dalam kegiatan pembelajaran ini, siswa terlebih dahulu mengumpulkan informasi mengenai hari libur nasional favorit mereka. Informasi yang dituliskan meliputi nama hari nasional yang disukai, kegiatan yang biasanya dilakukan pada hari tersebut, serta alasan mengapa mereka menyukai atau merayakannya. Berbekal informasi tersebut, siswa kemudian menyusun tulisan sederhana dalam Bahasa Inggris sebagai bahan untuk membuat cerita digital.
Tahap berikutnya, siswa menggunakan Gemini Story Book untuk mengubah tulisan mereka menjadi sebuah buku cerita digital yang dilengkapi dengan ilustrasi menarik dan narasi suara. Melalui teknologi ini, tulisan sederhana yang mereka buat dapat dikembangkan menjadi sebuah cerita bergambar yang lebih hidup dan menyenangkan.
Tidak hanya melatih keterampilan menulis, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan membaca dan pelafalan (pronunciation). Siswa dapat mendengarkan narasi Bahasa Inggris yang tersedia dalam story book, memperhatikan cara pengucapan setiap kata dan kalimat, kemudian menirukannya. Dengan demikian, mereka dapat belajar menulis sekaligus berlatih berbicara dan melafalkan Bahasa Inggris dengan lebih percaya diri.
Pemanfaatan Gemini Story Book menjadikan pembelajaran lebih interaktif karena siswa tidak hanya menghasilkan teks, tetapi juga sebuah karya digital yang dapat dibaca, dilihat, dan didengarkan. Selain meningkatkan keterampilan berbahasa, kegiatan ini turut mendorong kreativitas, kemandirian, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif.
Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Bantul terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka ruang kreativitas dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. (srw)