SIP (Sistem Informai Pelayanan) MANTUL

Siswa MTsN 4 Bantul Bedah Literasi Visual, Kelas 7G Berubah Jadi Ruang Diskusi Kritis
Siswa MTsN 4 Bantul Bedah Literasi Visual, Kelas 7G Berubah Jadi Ruang Diskusi Kritis
Diterbitkan : Wed, 18 February 2026
Penulis : admin1
Foto-Rat

Bantul ( MTsN 4 Bantul) – Semangat literasi tidak hanya soal membaca deretan kata, tetapi juga memaknai gambar. Hal inilah yang ditunjukkan oleh siswa kelas 7G MTsN 4 Bantul pada Senin (09/02/2026). Suasana ruang kelas berubah menjadi dinamis saat para siswa terlibat aktif dalam menganalisis sajian visual dalam buku bergambar.
Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia kali ini memasuki Bab V Kegiatan 3 . Setelah memberikan apersepsi untuk memantik fokus siswa, Suratmi, guru Bahasa Indonesia yang mengampu kelas tersebut, membagi siswa ke dalam 8 kelompok.
Setiap kelompok yang beranggotakan 4 atau 5 orang tersebut ditantang untuk menjawab serangkaian pertanyaan berdasarkan empat sajian visual yang berbeda. Fokus diskusi meliputi: Makna Warna dan Ekspresi: Menganalisis emosi tokoh melalui ilustrasi, Hubungan Teks dan Gambar: Bagaimana visual mendukung alur cerita dan Detail Visual: Menemukan pesan tersirat dalam setiap goresan gambar.
Seluruh kelompok tampak antusias, namun kelompok Aisyah menjadi yang paling cepat dalam merampungkan tugas analisis tersebut. Kecepatan ini ternyata lahir dari kegemaran para anggotanya dalam mengonsumsi media visual di waktu luang.
Aisya Zaleeka Maharani, salah satu siswa, mengaku sangat menikmati metode pembelajaran ini. “Saya bisa menyelesaikan tugas ini dengan cepat karena sering menonton film animasi. Di sana banyak gambar berwarna, dan warna-warna itu biasanya menunjukkan perasaan tokoh ceritanya,” tutur Aisyah dengan ceria.
Senada dengan rekannya, Zulaikah Az-Zahra Mardikawati yang berada di kelompok yang sama, juga merasa hobinya sangat membantu dalam memahami materi pelajaran. “Saya juga senang menonton film atau membaca cerita bergambar, Bu. Jadi bisa menganalisis perasaan tokoh ceritanya berdasarkan warna yang nampak dalam film atau cerita,” tambah Zulaikah.
Suratmi mengapresiasi keaktifan para siswanya. Dengan menghubungkan materi pelajaran dengan hobi siswa seperti film animasi dan komik, pembelajaran menjadi lebih relevan dan tidak membosankan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan literasi visual siswa, sehingga mereka lebih peka dalam memproses informasi visual secara kritis di kehidupan sehari-hari. (rtm)

Berita

Artikel Lainnya

Rakor PIP MTsN 4...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:56
MTsN 4 Bantul Gelar...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:53
MTsN 4 Bantul Gelar...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:49
Kepala MTsN 4 Bantul...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:45