Bantul (MTsN 4 Bantul) — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program tahfidzul Qur’an, MTsN 4 Bantul menggelar In House Training (IHT) bertajuk Strategi Pengelolaan dan Penguatan Program Tahfidzul Qur’an, bertempat di Aula Madrasah, Selasa (29/7). Kegiatan ini diikuti oleh 72 guru dan pegawai yang antusias mengikuti sesi demi sesi pelatihan.
Hadir sebagai narasumber, Anang Sumarna dari MTsN 6 Sleman yang telah dikenal sebagai pengelola program tahfidz yang sukses dan inspiratif. Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai strategi penguatan, mulai dari manajemen jadwal, metode hafalan yang efektif, hingga pembinaan motivasi bagi siswa tahfidz.
Kepala MTsN 4 Bantul dalam sambutannya menyampaikan bahwa IHT ini diharapkan mampu menjadi pijakan kuat dalam memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan madrasah. “Program tahfidz bukan hanya sekadar hafalan, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas peserta didik. Untuk itu diperlukan sinergi seluruh komponen madrasah,” ujarnya.
Selama kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam diskusi dan studi kasus yang disampaikan oleh narasumber. Guru-guru juga diberikan kesempatan menyusun rencana tindak lanjut pelaksanaan program tahfidz yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Dengan diselenggarakannya IHT ini, MTsN 4 Bantul menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam spiritual dan akhlak. (Khj)