Bantul (MTsN 4 Bantul)-Suasana ruang kelas 8B MTsN 4 Bantul tampak berbeda pasca Asesmen Akhir Semester Genap. Para siswa tak sedang mengerjakan soal ulang pilihan ganda, melainkan sibuk berdiskusi, menganalisis, dan menulis gagasan mereka tentang berbagai persoalan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan Remedial dan Pengayaan mata pelajaran IPA(16/06/2025), siswa diminta menjawab pertanyaan esai seperti: Bagaimana cara mengurangi kebisingan di daerah padat penduduk menggunakan prinsip gelombang bunyi? atau Apa solusi berbasis IPA untuk mengatasi sampah plastik di sungai?
“Remedial tidak selalu harus mengulang yang sama. Kami ingin siswa mengerti bahwa IPA bukan hanya hafalan rumus, tapi alat untuk memahami dan memecahkan persoalan nyata,” ungkap Kepala Madrasah, Sugeng Muhari.
Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa yang mengalami kesulitan, tapi juga mendorong siswa dengan pemahaman baik untuk berpikir lebih dalam. Mereka diberi tantangan untuk mengembangkan solusi kreatif dan aplikatif berdasarkan prinsip sains. Dengan kegiatan ini, MTsN 4 Bantul menegaskan komitmennya dalam membangun karakter ilmiah siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar lingkungan dan sosial.(ETU)