Bantul (MTsN 4 Bantul) – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pembinaan peserta didik, Bagian Kesiswaan MTsN 4 Bantul menggelar rapat koordinasi penanganan siswa. Kegiatan ini melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Waka Kesiswaan, serta unsur terkait di lingkungan madrasah.
Rapat dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam menangani berbagai permasalahan siswa, baik yang berkaitan dengan kedisiplinan, motivasi belajar, maupun perkembangan sosial peserta didik.
Waka Kesiswaan MTsN 4 Bantul dalam arahannya menyampaikan bahwa pembinaan siswa harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan. “Penanganan siswa tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi antara wali kelas, guru BK, dan seluruh unsur madrasah,” ujar Ketty Astutty.
Guru BK turut memberikan paparan terkait pendekatan konseling yang efektif, dengan mengedepankan prinsip empati, komunikasi terbuka, serta pendampingan yang berkelanjutan. Hal ini dinilai penting untuk membantu siswa menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Selain itu, rapat juga membahas langkah-langkah tindak lanjut yang akan diterapkan, di antaranya penguatan monitoring perkembangan siswa, peningkatan komunikasi dengan orang tua, serta penyusunan program pembinaan yang lebih terarah.
Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Bantul menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang holistik, tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesejahteraan peserta didik.
Dengan adanya koordinasi yang intensif, diharapkan setiap permasalahan siswa dapat ditangani secara cepat, tepat, dan humanis, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas.(khj)