Bantul ( MTsN 4 Bantul) – Suasana Perpustakaan “Bahrul ’Ilmi” MTsN 4 Bantul tampak lebih hidup dari biasanya pada Selasa (24/02/2026). Puluhan siswa kelas 7 sibuk hilir mudik di antara rak buku, bukan sekadar membaca, melainkan tengah berburu harta karun ilmu dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia yang interaktif.
Di bawah bimbingan Suratmi, S.Pd., siswa kelas 7 diajak untuk memahami materi membandingkan bagian-bagian buku fiksi dan non-fiksi secara langsung. Alih-alih hanya terpaku pada teks di papan tulis, para siswa diminta mencari contoh buku secara mandiri dan membedah anatomi buku tersebut bersama teman sebangku.
Kegiatan ini meliputi pengamatan terhadap: Bagian sampul depan buku, halaman pendahuluan buku, halaman penutup buku, dan sampul belakang.
Melihat semangat anak didiknya, Suratmi mengaku bangga. Beliau menyampaikan bahwa metode belajar di perpustakaan terbukti efektif meningkatkan fokus dan kegembiraan siswa dalam menyerap materi yang sering dianggap kaku. “Saya merasa sangat bangga melihat siswa begitu semangat dan antusias. Mereka tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktik memegang dan membandingkan bukunya. Energi positif ini yang kita butuhkan dalam kelas Bahasa Indonesia,” ungkap Suratmi.
Keseruan ini dirasakan langsung oleh Yumna dan Jihan, dua siswi dari kelas 7 H. Dengan tumpukan buku di meja mereka, keduanya tampak asyik berdiskusi membandingkan sebuah novel dengan buku pengetahuan populer.
“Kegiatan hari ini seru banget! Kita jadi lebih tahu bedanya bagian-bagian buku fiksi dan non-fiksi karena bisa lihat langsung contohnya di rak perpustakaan. Belajarnya jadi nggak ngebosenin,” ujar Yumna. “ Ya ,betul,” tambah Jihan dengan penuh semangat.
Hingga akhir jam pelajaran, suasana perpustakaan tetap kondusif namun penuh keceriaan. Seluruh siswa terlihat aktif bekerja sama dengan teman sebangku, membuktikan bahwa literasi bisa menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. (rtm).