SIP (Sistem Informai Pelayanan) MANTUL

Guru MTsN 4 Bantul Ikuti TO TKAD Dikpora Tahap Dua, Ukur Kompetensi Melalui Laboratorium
Guru MTsN 4 Bantul Ikuti TO TKAD Dikpora Tahap Dua, Ukur Kompetensi Melalui Laboratorium
Diterbitkan : Mon, 20 April 2026
Penulis : admin1
foto-berita-to20260306110147

Bantul ( MTsN 4 Bantul) – Dalam rangka memetakan dan meningkatkan kualitas tenaga pendidik, para guru di MTsN 4 Bantul mengikuti Try Out (TO) Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) Tahap Dua. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dikpora Bantul mulai Senin (2/3) hingga Kamis (5/3/2026) bertempat di Laboratorium Komputer madrasah setempat.

Pelaksanaan TO ini telah dijadwalkan . Guru Mata Pelajaran TKA dapat menyesuaikan diri dengan jadwal mata pelajaran masing-masing guru yang masuk dalam kategori mapel TKAD, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dimiliki oleh para guru.


Pihak penyelenggara menetapkan standar nilai minimal sebesar 60. Bagi guru yang belum mencapai ambang batas tersebut, nantinya akan mendapatkan pembinaan khusus guna memperdalam penguasaan materi sesuai bidang keahliannya. Menariknya, kewajiban mengikuti TO ini berlaku bagi seluruh guru mata pelajaran terkait, tidak terbatas hanya pada mereka yang mengajar di kelas 9 saja.


Pantauan pada Selasa (3/3/2026), suasana di Laboratorium Komputer Perpustakaan tampak hening dan penuh konsentrasi. Seluruh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia terlihat serius mengerjakan soal bersama dengan para siswa. Adapun guru Bahasa Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut adalah: Suratmi, S.Pd., Sudaluwan, S.Pd., Purwanto, S.Pd., Rr. Mudyastuti Wiraningrum, S.S., Ketty Astutty, S.Pd., Ayu Ermawati, S.Pd.


Meski pelaksanaan berjalan lancar, tantangan teknis tetap dirasakan oleh peserta. Suratmi, salah satu guru Bahasa Indonesia yang sehari-hari mengajar kelas 7, mengaku sempat terkendala durasi waktu akibat karakteristik soal yang membutuhkan daya baca tinggi. “Saya merasa kekurangan waktu dalam mengerjakan soal TO-nya karena semua soal menggunakan bacaan atau paparan yang lumayan panjang. Tapi saya sudah berusaha sebaik mungkin dan mudah-mudahan hasilnya baik, walaupun di menit-menit terakhir ada dua soal yang dikerjakan kurang maksimal karena waktu hampir habis,” ungkap Suratmi. Hal senada juga dirasakan oleh Sudaluwan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi cermin bagi para pendidik di MTsN 4 Bantul untuk terus mengasah kompetensi profesional mereka demi memberikan kualitas pengajaran terbaik bagi siswa. (rtm).

Berita

Artikel Lainnya

Rakor PIP MTsN 4...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:56
MTsN 4 Bantul Gelar...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:53
MTsN 4 Bantul Gelar...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:49
Kepala MTsN 4 Bantul...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Bantul melaksanakan rapat koordinasi terkait Program Indonesia Pintar (PIP)...
Mon, 29 June 2026 | 8:45