Bantul (MTsN 4 Bantul) — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan Pembekalan Purna Tugas bagi guru Kapanewon Bantul pada Rabu (16/9/2026) di Aula PGRI Bantul. Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru yang akan memasuki masa purna tugas sebagai bentuk persiapan menghadapi masa pensiun. Ketua PGRI Kabupaten Bantul, Drs. Totok Sudarto, memberikan pembekalan sekaligus menyampaikan pentingnya mempersiapkan masa purna tugas dengan baik. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa kerja sama PGRI dengan Bank BPD DIY telah berlangsung cukup lama dan saat ini mendapat dukungan berupa kendaraan operasional untuk menunjang kegiatan organisasi PGRI.
Selain pembekalan terkait masa pensiun, peserta mendapatkan materi PKJ (Pendidikan Kepribadian Jawa) yang mengangkat tata krama Jawa sebagai salah satu budaya adiluhung. Peserta diingatkan untuk tetap menjaga unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam gerak tubuh dan menerima tamu. Beberapa contoh yang disampaikan antara lain penggunaan ibu jari ketika menunjuk atau mengacung, sikap ngapurancang dengan posisi tangan kanan di atas, serta tata cara among tamu yang mengedepankan kesopanan dan tidak mendahului mengajak bersalaman. Materi tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai budaya Jawa tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Vidya dari Bank BPD DIY mengenai layanan bagi guru yang memasuki masa pensiun. Melalui Bank BPD DIY, proses pengurusan gaji pensiun diinformasikan dapat dilakukan secara gratis. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai pengurusan gaji pensiun pertama agar dapat diterima pada bulan berikutnya. Selain itu, diperkenalkan aplikasi Andal by Taspen untuk mendukung layanan pensiun. Informasi lainnya meliputi ketentuan pembayaran gaji pada tanggal 1–15 serta fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia pada tanggal 1–3. Adapun dokumen yang perlu dipersiapkan untuk pengajuan gaji pensiun antara lain SK Pensiun, SKPP dari Pemda, fotokopi KTP, fotokopi buku rekening, fotokopi NPWP, serta surat keterangan kuliah bagi anak berusia 21–25 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari MTsN 4 Bantul, kegiatan tersebut diikuti oleh tiga guru, yakni Sriyono, Wuryantini, dan Istinah. Salah satu peserta, Wuryantini, menyampaikan kesannya bahwa pembekalan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai persiapan memasuki masa purna tugas, baik dari sisi administrasi maupun kehidupan setelah pensiun. “Kegiatan ini memberikan bekal yang sangat bermanfaat bagi kami, terutama informasi tentang pengurusan hak pensiun dan pentingnya tetap menjaga tata krama serta nilai-nilai budaya Jawa. Dengan pembekalan ini, kami menjadi lebih siap menghadapi masa purna tugas dengan tenang dan tetap dapat memberikan manfaat bagi lingkungan,” ungkapnya.(tin)