SIP (Sistem Informai Pelayanan) MANTUL

Guru dan Tendik MTsN 4 Bantul Kuasai IFP, Wujudkan Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi
Guru dan Tendik MTsN 4 Bantul Kuasai IFP, Wujudkan Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi
Diterbitkan : Tue, 28 July 2026
Penulis : admin1
WhatsApp-Image-2026-07-28-at-15.34.58

Bantul (MTsN 4 Bantul) – Di sela-sela kegiatan pembelajaran, MTsN 4 Bantul mengumpulkan guru dan tenaga kependidikan di Laboratorium Komputer untuk mengikuti sosialisasi sekaligus pelatihan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini dipandu oleh guru Teknik Informatika (TI), Setya Budi Joko Agung, sebagai bagian dari upaya madrasah memperkuat transformasi digital dalam proses pembelajaran.

Dalam pemaparannya, Setya Budi Joko Agung menjelaskan bahwa Interactive Flat Panel (IFP) merupakan perangkat layar sentuh digital serbaguna yang menggabungkan fungsi papan tulis interaktif dan komputer dalam satu perangkat. IFP mampu mendukung pembelajaran modern melalui fitur multi-touch untuk menulis dan menggambar secara langsung di layar, menampilkan video, animasi tiga dimensi, hingga kuis interaktif. Selain itu, perangkat ini juga terhubung dengan internet, aplikasi pendukung, dan layanan penyimpanan berbasis cloud sehingga memudahkan guru membagikan materi maupun catatan pembelajaran melalui QR Code.

Pelatihan juga membekali peserta dengan berbagai materi teknis, mulai dari instalasi perangkat, konfigurasi jaringan, perawatan fisik layar, hingga pemanfaatan fitur-fitur interaktif dalam pembelajaran. Guru dan tenaga kependidikan diajak mempraktikkan penggunaan papan tulis digital, aplikasi pembelajaran interaktif, ruang kolaborasi peserta didik, serta integrasi media digital ke dalam perencanaan pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, aktif, kreatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, yang turut mengikuti kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas antusiasme mereka mengikuti pelatihan. Sugeng menegaskan bahwa keberadaan IFP harus dimanfaatkan secara optimal sebagai media pembelajaran, bukan sekadar menjadi aset atau pajangan seremonial. “Semoga ke depan penggunaan IFP mampu mendongkrak kualitas pembelajaran serta mengubah paradigma mengajar dari metode satu arah menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif, kolaboratif, dan berpusat pada murid . Selain mampu mengoperasikan perangkat, guru juga wajib menjaga instalasi, konfigurasi, dan perawatan fisik aset digital madrasah ini,” pesan Sugeng Muhari.(yul)

Berita

Artikel Lainnya

Implementasikan PRLH, MTsN 4...
Bantul (MTsN 4 Bantul) — MTs Negeri 4 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia...
Fri, 31 July 2026 | 2:11
Sukseskan Program Adiwiyata Tata...
Bantul (MTsN 4 Bantul) — Seluruh pegawai Tata Usaha MTsN 4 Bantul yang dipimpin langsung Kepala Tata Usaha...
Fri, 31 July 2026 | 2:03
Jumat Sehat MTsN 4...
Bantul (MTsN 4 Bantul) – MTsN 4 Bantul kembali melaksanakan program rutin Jumat Sehat pada Jumat (31/7/2026) sebagai...
Fri, 31 July 2026 | 10:32
Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, MGMP...
BANTUL (MTsN 4 Bantul) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS MTs Kabupaten Bantul kembali menyelenggarakan kegiatan rutin...
Fri, 31 July 2026 | 8:52